E

Rabu, 25 September 2013

ISTILAH DALAM MUSIK

Istilah-istilah dalam Musik

Di dalam dunia musik, seringkali kita menemukan banyak istilah – istilah asing yang terdengar  sedikit “aneh” dan sulit diucapkan. Sehingga kita menjadi bingung, apa maksud & arti dari istilah – istilah tersebut. Padahal, istilah – istilah tersebut sangatlah penting di dalam dunia musik. Bagi para musisi, istilah – istilah tersebut wajib diketahui & diingat. Bahkan ada beberapa istilah yang wajib mereka praktekan, bukan hanya sekedar tahu & ingat saja.

Berikut ini adalah beberapa istilah – istilah asing di dalam dunia musik :

  • A Tempo : Kembali ke tempo awal.

  • Absolute Pitch : Merupakan pendengaran yang dapat mengidentifikasi nada (Perfect Pitch).

  • Acapella : Merupakan musik vokal tanpa diiringi oleh instrument.

  • Accarezzevole : Ekspresif.

  • Accelerando : Merupakan tanda untuk mempercepat tempo.

  • Accent : Memberikan penekanan pada not.

  • Accentato : Dengan aksen; dengan tekanan.

  • Acceso: Dipantik, berapi.

  • Accidentals : Merupakan tanda-tanda untuk menaikan dan menurunkan nada.

  • Accompagnato :  Solis ditemani oleh iringan yang mengikuti kecepatan solis tersebut.

  • Accompaniment : Merupakan musik pengiring.

  • Ad Lib (Ad Libitium) : Pemain instrument memainkan instrument mereka secara bebas.

  • Adagietto : Dimainkan dengan agak pelan.

  • Adagio : Dimainkan dengan santai / pelan.

  • Adagissimo : Dimainkan dengan sangat pelan sekali.

  • Affannato / Affannoso : Dimainkan dengan penuh kepedihan.

  • Affettuoso / Affettuosamente / Affectueusement : Dimainkan dengan kasih (penuh emosi).

  • Affrettando : Dimainkan dengan terburu-buru, bergegas maju.

  • Al Fine : Sampai akhir.

  • Alla Breve : Dalam waktu yang terpotong, dua ketukan per birama atau ekuivalennya.

  • Alla Marcia : Dengan gaya baris-berbaris.

  • Allargando : Diperlebar, setiap kali semakin lambat.

  • Allegretto : Dimainkan dengan sedikit hidup & agak cepat.

  • Allegretto Vivace : Dimainkan dengan Tempo yang agak cepat.

  • Allegrissimo : Dimainkan dengan sangat cepat, namun lebih lambat dari presto.

  • Allegro : Dimainkan dengan riang, tetapi sering dipraktekan sebagai cepat & hidup.

  • Altissimo : Sangat tinggi.

  • Alto : Merupakan suara rendah wanita.

  • Alzate Sordini : Angkat atau singkirkan peredam suara.

  • Amoroso : Dengan cinta.

  • Anacrusis : Not yang mendahului birama pertama.

  • Analog : Merupakan alat elektronik yang tidak digital.

  • Andante : Kecepatan orang berjalan / tempo menengah.

  • Andantino : Sedikit lebih cepat dari Andante.

  • Animato : Hidup.

  • Apaisé : Tenang.

  • Appassionato : Dengan penuh semangat.

  • Arioso : Penuh dengan melodi.

  • Arpeggiato : Dimainkan dari nada terendah hingga nada tertinggi. Begitu juga sebaliknya.

  • Arpegio : Merupakan uraian nada-nada dari chord yang berurutan naik dan turun.

  • Atonality : Membalikan kunci atau tonal center.

  • Attacca : Pada akhir bagian, langsung mulai kebagian berikutnya, tanpa jeda atau berhenti.

  • Augmented : Merupakan interval yang di perlebar.

  • Ausdruck : Ekspresi.

  • Ausdrucksvoll : Dengan penuh eskpresi.

  • Avant-garde : Merupakan cara bermusik yang tidak konvensional.

  • Bacbeat : Merupakan latar belakang irama/ ritme yang stabil.

  • Ballad : Merupakan lagu yang berirama lambat seakan – akan bercerita.

  • Bar : Merupakan pengelompokan ketukan - ketukan dalam hitungan genap atau ganjil.

  • Bar Line : Merupakan garis vertical pemisah yang membatasi antar bar.

  • Baritone : Merupakan pertengahan suara antara tenor dan bass pada vokal pria / alat musik.

  • Bass : Merupakan suara terendah dari vokal pria atau nada terendah pada musik.

  • Beat : Ketukan teratur sebagai pedoman meter, ritme, dan tempo.

  • Bending Note : Merupakan nada yang meliuk (Ciri khas dari musik blues).

  • Birama : Merupakan ketukan yang berulang – ulang.

  • Brass Section : Merupakan kelompok pemain Brass, bagian dari band.

  • Bridge : Merupakan bagian transisi antara dua tema musik.

  • Brightly : Merupakan tanda Dimainkan dengan gembira.

  • Broken Chord : Merupakan Arpegio chord yang dimainkan secara tidak beraturan.

  • Cadence : Pergerakan melodi / harmoni yang menjadi konklusi sementara atau akhir.

  • Cadenza : Pemeragaan  kemahiran teknik improvisasi oleh solis pada bagian akhir musik.

  • Changes : Merupakan pergerakan chord.

  • Chord : Harmonisasi tiga nada atau lebih.

  • Chord Embellishment : Memperindah dengan menambah ornamentasi nada pada chord.

  • Chordal Tones : Merupakan nada-nada yang terdapat  di dalam  konstruksi chord.

  • Chromatic : Merupakan susunan / penggunaan melodic atau harmonik dari 12 nada.

  • Clef : Merupakan simbol yang menyatakan wilayah nada-nada pada stave.

  • Coda : Merupakan bagian penutup dari musik.

  • Common Time : Merupakan empat ketukan dalam satu bar.

  • Consanance : Merupakan gabungan beberapa nada yang terdengar harmonis.

  • Counterpoint : Merupakan alur dua rangkaian melodi atau lebih secara bersamaan.

  • Crescendo : Suara menjadi keras secara bertahap.

  • Da Capo ( DC ) : Merupakan  tanda yang menunjukan untuk memulai dari awal.

  • Decrescendo : Suara menjadi lembut secara bertahap.

  • Diatonic : Merupakan nada yang terdiri dari tujuh tangga nada.

  • Diction : Merupakan cara mengucapkan kata pada penyanyi.

  • Diminished : Interval diperpendek.

  • Dissonance : Merupakan bunyi yang membuat rasa galau pada pendengaran.

  • Dominant : Merupakan nada ke lima pada nada minor / major.

  • Double-stop : Dua nada di bunyikan serempak pada instrument string.

  • Downbeat : Merupakan ketukan pertama pada bar.

  • Dragging : Tempo yang menjadi lambat dari tempo yang seharusnya secara  tanpa disengaja.

  • Duet / Duo : Merupakan komposisi yang menampilkan dua pemain.

  • Duplet : Merupakan tiga ketuk dibagi dua dengan nilai tempo yang sama.

  • Dynamic : Berkenaan dengan volume dan kelembutan.

  • Encore (More) : Merupakan istilah meminta pemain untuk menambah lagi pergelarannya.

  • Enharmonics : Merupakan satu nada dengan nama yang berbeda.

  • Ensemble : Kelompok pemain.

  • Falsetto : Merupakan suara tinggi vokal yang tidak umum.

  • Fermata : Menahan nada / chord / rest.

  • Figured Bass : Merupakan pola / bagian dari bass.

  • Finale : Merupakan tema penutup.

  • Fine (Ending) : Merupakan akhir dari komposisi.

  • Fingerboard : Tangkai ber-senar untuk jari pada instrument ber-string.

  • Flat : Turun ½ nada.

  • Forte : Dimainkan secara keras.

  • Fortissimo : Dimainkan secara sangat keras.

  • Glissando (Gliss) : Memainkan nada pada piano dengan kecepatan tinggi.

  • Gracioco : Berekspresi dengan indah.

  • Grance Note : Merupakan ornament nada yang singkat dan tidak perlu hitungan khusus.

  • Groove : Merupakan penjiwaan dari tempo “laidback” yang konstan dan stabil.

  • Half-step : Merupakan jarak interval setengah nada.

  • Harmony : Tentang perpaduan bunyi yang selaras.

  • Head : Melodi  lagu.

  • Horn Section (Brass Section) : Merupakan kelompok pemain alat tiup pada band.

  • Interval : Merupakan jarak antara dua nada.

  • Inversion : Merupakan nada pada chord yang dipindahkan ke oktaf atas atau bawah.

  • Jam Session : Bermain musik dalam kelompok secara informal/ tidak resmi.

  • Key Signature : Merupakan tanda accidentals dipermulaan stave, untuk menentukan kunci.

  • Laidback : Bermain sedikit diperlambat.

  • Largo : Dengan sangat lambat sekali.

  • Leading Tone : Merupakan nada ketujuh  pada nada diatonic.

  • Ledger Line : Merupakan garis tambahan pada partitur, bisa diatas atau dibawah stave.

  • Legato (Slur) : Nada-nada yang dimainkan bersambung dengan tanda garis lengkung.

  • Lento : Dimainkan dengan pelan dan berhubungan.

  • Licks : Phrasing singkat atau klise phrasing yang dapat diidentifikasikan.

  • Maestoso : Berekspresi dengan khidmat.

  • Markato : Berekspresi dengan tekanan

  • Measure : Merupakan hitungan pada sekelompok ketukan.

  • Mediant : Merupakan nada ke tiga pada nada major atau minor.

  • Melody : Merupakan rangkaian nada – nada yang tinggi rendahnya teratur.

  • Metronome : Merupakan alat yang membunyikan jumlah ketukan per-menit.

  • Mezza De Voice : Suara menjadi keras lalu menjadi lembut kembali.

  • Mezzo Forte : Dimainkan secara agak keras.

  • Microtone : Merupakan jarak lebih kecil dari setengah nada (Half Step).

  • Moderato : Dimainkan dengan kecepatan sedang.

  • Modulation : Merupakan perubahan kunci.

  • Motif : Merupakan melodi singkat yang sangat khas.

  • Natural : Kembali ke asal / semula.

  • Non-chordal Tones : Merupakan nada-nada yang terletak di luar nada diatonic.

  • Note : Merupakan simbol tertulis untuk nada.

  • Octave : Merupakan interval ke delapan dari nada diatonic.

  • Overtone (Nada Harmonik) : Merupakan nada tambahan yang terdapat diatas sebuah nada.

  • Overtone Series : Merupakan serangkaian nada-nada overtone.

  • Part : Merupakan bagian dari komposisi musik atau bagian dari sebuah instrument tertentu.

  • Pedal Point : Merupakan nada bass yang ditahan, harmoni berubah untuk menciptakan tensi.

  • Pentatonic : Merupakan nada yang terdiri dari lima tangga nada.

  • Phrase : Merupakan melodi singkat yang terbentuk dari beberapa motif.

  • Pitch : Merupakan tinggi rendahnya nada atau suara.

  • Polce : Berekspresi dengan manis.

  • Presto : Lebih cepat dari Allegro.

  • Quarduplet : Merupakan ketukan yang di bagi empat ketuk.

  • Quartet : Merupakan kelompok empat pemain.

  • Quintet : Merupakan kelompok lima pemain.

  • Quintuplet : Merupakan ketukan yang dibagi dengan lima ketuk.

  • Real Book : Merupakan buku kumpulan lagu-lagu standart.

  • Refrain : Merupakan bagian dari komposisi lagu yang di ulang beberapa kali.

  • Resolution : Merupakan pergerakan dari chord dissonance ke consonance.

  • Rest : Merupakan tanda istirahat, semua instrument musik tidak di mainkan.

  • Rhythm : Berhubungan dengan ketukan tempo, ketukan yang menyatakan penjiwaan lagu.

  • Rhythm Sections : Merupakan kelompok instrument yang merupakan bagian dari band. .

  • Riff : Merupakan phrasing pendek yang di ulang-ulang.

  • Ritardando : Merupakan kecepatan yang diperlambat secara bertahap.

  • Root : Merupakan nada dasar chord.

  • Rubato : Merupakan teknik memainkan melodi tanpa mematuhi nilai nada-nada.

  • Rushing : Merupakan tempo permainan yang terburu-buru dan mendahului.

  • Scat-singing : Vokal dengan menggunakan kata-kata yang tidak bermakna.

  • Score : Notasi musik yang memainkan aransemen musik secara keseluruhan (full score).

  • Semi-tone (Mikro Tone) : Merupakan frekuensi diantara interval half step.

  • Septet : Merupakan kelompok tujuh pemain.

  • Septuplet : Merupakan ketukan yang dibagi tujuh ketuk.

  • Sextuplet : Merupakan ketukan yang dibagi enam ketuk.

  • Sharp : Merupakan tanda untuk naik ½ nada.

  • Shuffle : Merupakan gabungan irama rock dengan swing.

  • Slide (Bending Note) : Merupakan nada yang dibelokan atau bergeser.

  • Slowly : Dimainkan dengan kecepatan lambat.

  • Solo : Merupakan komposisi untuk seorang pemain, sendiri atau diiringi.

  • Soprano : Merupakan vokal wanita atau sebutan bagi alat musik dengan wilayah tinggi.

  • Staccato : Nada pendek terputus, kebalikan dari Legato.

  • Standard : Merupakan jenis lagu-lagu yang terpopuler di kalangan musik Jazz.

  • Stave : Merupakan 5 garis pararel pada partitur.

  • Step & Half : Merupakan jarak interval satu-setengah nada.

  • Subdominant : Merupakan nada keempat pada nada diatonic.

  • Submediant : Merupakan nada keenam pada nada diatonic.

  • Supertonic : Merupakan nada kedua pada nada diatonic.

  • Suspension : Merupakan non-chordal tone yang ditahan dari nada sebelumnya.

  • Syncopation : Irama dengan tanda ber-aksen kuat  dinada yang semestinya ber-aksen lemah.

  • Tempo : Kecepatan ketukan.

  • Tenor : Merupakan suara tertinggi pada vokal pria.

  • Tetrachord : Merupakan hubungan / urutan empat nada konsekutif (tersusun) dari dua nada.

  • Timbre : Merupakan kualitas atau warna suara / nada.

  • Time Signature : Merupakan bilangan pecahan pada permulaan stave.

  • Tonality : Menyatakan bunyi atau warna suara.

  • Tone : Bunyi nada.

  • Tonging : Menrupakan pengaturan posisi lidah pada alat musik tiup.

  • Tonic : Merupakan nada dasar dari komposisi musik atau nada pertama.

  • Touch : Merupakan gaya sentuh pemain, khususnya untuk keyboard / instrument ber-senar.

  • Trade Four : Merupakan improvisasi bergantian, drums dan instrument lain ditiap empat bar.

  • Transcription : Merupakan musik yang tertulis atau disebut juga sheet musik.

  • Transposition : Menulis kembali atau memainkan musik dengan mengubah tingkat nadanya.

  • Tremolo : Merupakan teknik memainkan perulangan nada dengan sangat cepat.

  • Triad : Merupakan chord dengan tiga nada.

  • Trill : Merupakan perulangan cepat sebuah nada diselingi dengan nada terdekat diatasnya.

  • Trio : Merupakan kelompok yang terdiri dari tiga pemain.

  • Triple Time : Merupakan pembagian tempo ke dalam tiga ketukan.

  • Triplet : Merupakan 1 ketuk / ketukan genap yang dibagi tiga dengan nilai yang sama rata.

  • Tune : Lagu / melodi yang terdengar harmonis atau selaras.

  • Tuner : Merupakan alat untuk menyelaraskan nada.

  • Tunning Fork (Garpu Tala) : Merupakan alat berbentuk huruf ‘U’ untuk menala nada.

  • Tuplet : Merupakan pembagian ketukan.

  • Tutti : Semua pemain memainkan hal yang sama.

  • Unisono : Merupakan nada yang sama dimainkan oleh dua pemain atau lebih.

  • Up Beat : Merupakan ketukan yang berada di atas hitungan atau gerak tangan dirigen ke atas.

  • Upright Piano : Merupakan jenis piano dengan senar-senar terentangkan berdiri tegak.

  • Vibrato : Merupakan nada yang bergetar/ teknik menggetarkan nada.

  • Waltz : Ketukan tiga perempat.

  • Whole Step (Whole Tone) : Merupakan Jarak interval satu nada.

  • Yodel : Merupakan teknik menyanyi diselingi suara falsetto (ciri musik country western).

  • Zählzeit : Ketukan.

  • Zartheit : Dengan penuh kelembutan.

  • Zärtlich : Dengan lembut.

  • Zeitmass : Penghitung waktu / tempo.

  • Zelosamente : Dengan penuh semangat.

  • Zeloso : Dengan semangat.

  • Zitternd : Bergetar.